Ads Top

Kader IPNU Asal Bandongan Jadi Perwakilan Indonesia dalam INCRECS2 di India!

Sofian Sauri, Mahasiswa STAIA SW Magelang sekaligus Staf Redaksi PelajarTeladan.com asal Bandongan
Bandongan - Sofian Sauri merupakan Staf Redaksi PelajarTeladan.com sekaligus mahasiswa STAIA Syubbanul Wathon Magelang terpilih menjadi peserta Event International Research Collaboration. Acara ini diselenggarakan oleh Peneleh Research Institute, Indonesia & School of Management Sciences  Varanasi, India dengan tema “Milenial Youth’s views on Racism, Religious Conflict & Peace : A Cross-Cultural Case Study in India-Indonesia”

Sofian terpilih bersama 59 peserta lain dari penjuru Indonesia, 1 peserta dari Malaysia dan 97 peserta dari India yang terdiri dari Diploma/Bachelor Student, Magister Student, dan Doctor Student. Namun, karena situasi masih pandemic Covid-19, maka untuk opening di selenggarakan pada 16 Juni 2020 lalu melalui daring via platform zoom. Event ini akan berlangsung hingga 17 September 2020 dan ditutup dengan The Second International Conference on Religious and Cultural Science (INCRECS2). Dalam penutupan itu, INCRECS2 menghadirkan Dr. Steve Bakalis (Australia) - pengamat relasi Cina Eropa, Prof. Evangelos Afendras (Yunani) - ahli budaya dan bahasa, Dr. Aji Dedi Mulawarman (Indonesia) - pengamat geo politik ekonomi global dan Dr. F. Budi Hardiman (Indonesia) -penggiat pemikiran kritis Mazhab Frankfurt. Sedang, untuk hasil penelitian yang dilakukan oleh Sofian Sauri bersama peserta-peserta yang lain akan dipublikasikan secara Internasional dan ber-ISBN sesuai kaidah yang ada.

Alasan Sofian berhasil bertahan sampai sejauh ini karena menurutnya; hal yang paling penting dan harus kita tanamkan dalam benak yaitu niat dan tekad. “Saya ingin menantang diri saya sendiri, saya harus bisa menghalau setiap rintangan yang ada, keterbatasan jangan jadikan untuk berhenti mengerjakan suatu hal, seperti yang saya curahkan dalam cerpen Guruku dan Debu Jalanan (Kompasiana.com, 2020). Tokoh Raka sebagai seorang guru yang memotivasi anak didiknya dengan kalimat, ‘jangan pernah kau menganggap,pagar seng sekolah kita ini akhir perjalanan mu dalam mencari ilmu, sebab semesta ini masih luas untuk kau arungi.’ Kita sebagai generasi muda bangsa ini, haruslah sudah mempersiapkan diri supaya kelak bisa berkontribusi baik dalam pendidikan, ekonomi, sosial, budaya dan pemberdayaan masyarakat.”  kata Sofian kepada kami ketika dihubungi via WhatsApp.

Sofian berada di urutan ke 153 daru 158 Peserta terpilih

Kami secara pribaadi, tim Pelajar Teladan, mewakili keluarga besar PC IPNU IPPNU kab. Magelang ikut bangga dan memberi dukungan penuh atas kegiatan yang dilakukan Sofian Sauri membawa nama kampus STAIA Syubanul Wathon Magelang dan prestasinya selama ini. Ia telah membuktikan dengan segala proses dan jerih payahnya mengejar mimpi dan mewujudkan sebagian cita-cita yang mungkin menurut beberapa orang khususnya kaum pelajar menjadi sesuatu yang sulit dan tidak mungkin. 

Ica Annajmusaqib selaku Direktur PelajarTeladan.com mengatakan, “Tentunya sangat bangga sekali dengan keikutsertaan Sofian dalam acara International Research Collaboration. Dengan kisah Sofian berangkat ke India mewakili Indonesia ini dapat menginspirasi pelajar-pelajar NU khususnya di Kabupaten Magelang, dan tentunya dengan berangkatnya Sofian ini juga membuktikan bahwa pelajar NU khususnya di Kabupaten Magelang  adalah pelajar teladan, .”

Mari, sama-sama untuk menata niat dan semangat kembali untuk berproses menjadi pelajar NU yang terpelajar dan tidak mudah menyerah. Salam hangat untuk generasi muda, dan salam literasi.

Sofian Sauri bisa disapa melalui akun social medianya, @sofiansauriga (Akata)

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.