Ads Top

Kemeklik, Rahasia Mengolah Berita ala Jurnalis NU Online

Musthofa Asrori (Jurnalis NU Online)
PelajarTeladan.com - PC IPNU IPPNU Kabupaten Magelang sukses menggelar Workshop Jurnalistik NU IPPNU Magelang (17/6) bersama Gus Ova sebagai pembicaranya. Acara ini berlangsung pukul 20.00 WIB berbasis kuliah whatsapp (kulwap) yang dimoderatori oleh Vinanda Febriani. Meski dimotori oleh PC IPNU IPPNU Kabupaten Magelang, namun 74 peserta yang mengikuti kulwap ini berasal dari berbagai daerah dan instansi.

Gus Ova, sapaan gus bernama lengkap Musthofa Asrori ini menjelaskan materi dengan sangat rinci via audio. Beliau menjelaskan bahwa menulis dan membaca adalah kegiatan yang sudah diajarkan sejak seseorang berada di usia dini. Setiap orang yang bisa membaca pasti bisa menulis begitu juga sebaliknya. Namun menulis dalam kulwap ini tidak hanya sekedar menulis curahan hati atau unek-unek di medsos, melainkan menulis sesuai kaidah jurnalistik yang baik dan benar agar dapat dijadikan sebuah berita.


Berita adalah sajian informasi yang dikemas dalam tulisan dan lisan yang memenuhi kaidah penulisan dengan unsur 5W+1H. Berita haruslah sesuatu yang dibutuhkan oleh masyarakat, aktual (masih hangat dibicarakan dalam kurun waktu satu pekan), serta unik.

Berita bisa didapat melalui liputan langsung, liputan khusus, dan liputan tidak langsung serta wawancara eksklusif. Misalnya talkshow, dialog interaktif, ataupun cerita dan obrolan dengan tokoh penting dan inspiratif. Dari sumber-sumber ini dapat dijadikan berita dengan topik ataupun tema yang sesuai dengan apa yang ingin kita sajikan kepada masyarakat.

Untuk menarik peminat pembaca, Redaktur Pelaksana Majalah LIDIK ini memaparkan bahwa seseorang harus membuat sebuah berita dengan kemasan yang apik dan rangkaian kata yang mudah dicerna pembaca. Judul tentu menjadi poin penting yang harus diperhatikan.

Bagi Jurnalis NU Online ini, judul berita haruslah menarik dan menggelitik. Judul tidak perlu panjang-panjang, minimal 8-9 kata. Tentu juga harus mencerminkan isi berita.

Judul yang menarik atau kemeklik seperti istilah yang dipakai oleh Gus Ova sangat penting dalam menarik minat pembaca agar tulisan yang ditulis menjadi berita yang unik dan ramai dibicarakan oleh masyarakat. Sehingga berita yang ditulis menjadi berita yang aktual.

Pamflet Workshop
Kelas workshop jurnalistik ini diakhiri dengan sesi tanya jawab yang berakhir pada pukul 00.00 WIB. Dari 74 peserta yang mengisi absensi, diambil 5 penanya tercepat mengingat malam semakin larut namun tidak terasa karena antusiasme peserta mengikuti materi yang disampaikan oleh Gus Ova.

Sebelum kulwap ini berakhir, Gus Ova berpesan agar setiap peserta terus berlatih menulis dan membaca. Karena tanpa berlatih, materi kepenulisan tidak akan bisa diaplikasikan sampai kapanpun. Beliau juga berpesan untuk banyak membaca agar tidak bersumber kepada satu sumber saja untuk meminimalisir berita yang tidak valid atau hoax. (Iffiarahman)

Kontributor : Karimah Iffia Rahman

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.