Ads Top

Mencari Motivasi Dini Hari


Arinda Vivi Fitria
Masalah datang bertubi-tubi, kegelisahan menghampiri, berusaha melangkah pergi namun terikat akan sebuah janji, janji suci yang mengikat di dalam hati. Begitulah kegelisahan yang semakin kemari di rasakan oleh kaum muda yang katanya banyak berkarya. Entah masalah datang dari mana namun tiba tiba ada dan menyita perhatian hingga larut dalam waktu yang cukup lama. Kenapa bisa? Apakah suasana hati mempengaruhi cara kita menyelesaikan masalah? Apa kalian membutuhkan seorang “moodboaster” untuk membantu membangkitkan semangat dengan memotivasi kalian agar dapat segera mungkin menyelesaikan masalah yang sedang di alami?. Lalu seperti apa bentuk motivasi yang sepantasnya kita terapkan untuk mendongkrak diri kita? 

Di lihat dari sisi psikologi, kita sebagai manusia memang butuh yang namanya perhatian dan motivasi, apalagi disaat kita merasa memiliki beban karena masalah yang dihadapi cukup berat dan kondisi fisik sedang tidak dalam keadaan baik baik saja. Dilihat dari bentuknya, motivasi di kategorikan menjadi dua, yaitu motivasi intrinsik dan motivasi ekstrinsik . Yang pertama motivasi intrinsik, motivasi ini muncul dari diri sendiri dan biasanya berupa perilaku yang menunjang dirinya merasa puas. Motivasi ini mendorong seseorang untuk selalu melakukan aktivitas sesuai dengan kemauannya sendiri sehingga memang pada dasarnya motivasi ini bersumber pada diri sendiri. Yang kedua motivasi ekstrinsik, motivasi ini timbul dari adanya pengaruh dari orang lain ataupun keadaan lingkungan yang memaksanya untuk termotivasi dengan keadaan sekitar. Sebagai manusia tentunya memiliki rasa suka terhadap lawan jenis, hal ini yang dapat dijadikan sebagai pendorong munculnya motivasi untuk diri kita, persis seperti dalam QS. Adz - zariyat: 49

   وَمِنْ كُلِّ شَيْءٍ خَلَقْنَا زَوْجَيْنِ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ

"Dan segala sesuatu Kami ciptakan berpasang-pasangan supaya kamu mengingat kebesaran Allah". segala sesuatu yang ada di bumi di ciptakan secara berpasang-pasangan, termasuk manusia. Jalinan hubungan yang sehat akan membuat semangat diri kita semakin membara. 

Namun jika selama ini banyak orang yang berkecimpung dalam konsep motivasi ekstrinsik dengan menjalin sebuah hubungan, lalu bagaimana nasip kaum muda tanpa seorang yang bersandar di bahunya (jomblo/single)?. Tenanglah jangan panik, menurut observasi yang telah ada, menunjukkan bahwa jomblo menduduki high level. Kenapa bisa begitu? 

Karena seorang single mampu berekspresi tanpa harus repot meminta izin kepada pasangan, tidak terganggu jika suatu saat terdapat masalah dengan pasangan yang memunculkan pertikaian, dan bebas untuk mempunyai relasi sebanyak banyaknya dengan akhlak yang tetap terjaga. 

Dari kedua motivasi tersebut, masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan masing masing. Sehingga ada baiknya jika kita tidak menggantungkan diri kita terhadap orang lain agar semangat yang ada dalam diri kita selalu dalam keadaan stabil. Motivasi digunakan untuk pendorong usaha yang telah kita lakukan. Terkait dengan penyelesaian masalah kembali lagi kepada do’a dan usaha yang kita lakukan. 

by Arinda Vivi Fitria | Sekretaris PAC IPPNU Kec. Bandongan

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.